Thursday, March 12, 2015
tugas perkuliahan 6 maret 2015
Pertemuan ke 3 Creative Thinking FIKom Untar
di pertemuan ke3 ini, topik yang diberikan adalah sejarah perkembangan kreatifitas di indonesia.
saya merupakan salah satu anggota kelompok yang mempresentasikan mengenai sejarah perkembangan ini. tanggapan saya mengenai materi ini adalah saya jadi tahu apa dasar-dasar yang melahirkan kreatifitas di indonesia. meskipun saya tidak suka sejarah, thanks to this class, saya jadi tahu bagaimana awal lahirnya kreatifitas itu.
ada beberapa hal yang melahirkan kreatifitas di indonesia. hal paling utama adalah bencana alam. tentunya negara indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa ini pasti rawan dengan bencana, mulai dari banjir, gempa bumi, topan, gunung meletus, tsunami dan sebagainya. karena manusia di jaman dulu pernah mengealami bencana ini, tentunya mereka ingin meminimalisasi dampak yang dihasilkan oleh bencana itu. manusia mulai menggunakan otaknya dan membuat ide-ide itu ke dalam bentuk nyata, telihat dari pembuatan rumah panggung, rumah ini dibuat dan dianggap sebagai rumah anti banjir ataupun gempa. lalu karena dulu saat bencana, banyak korban yang luka parah ,maka mereka mulai mencari rumbuh-tumbuhan yang bisa dijadikan obat contohnya jamu. jamu dan rumah panggung ini adalah bukti nyata kreatifitas manusia yang didasari karena bencana alam.
perdebatan di kelas yaitu: setiap orang dan negara punya hasil kreatifitas masing-masing, lalu apabila hasil itu direbut dan di klaim sebagai milik org lain bagaiman? contoh saja, ada lagu indonesia yang diambil oleh malaysia, ataupun ada alat musik yang juga diklaim oleh malaysia sebagai milik mereka, apakah sebagai orang indonesia anda marah?
jawab: saya tidak bisa menjawab itu dengan pasti, tapi seperti yang sudah dijawab oleh dosen saya dikelas, kreatifitas yang di klaim oleh negara lain itu apakah memang asli punya indnesia? terkadang hal-hal itu ada baiknya juga, di indonesia, budaya yang diakui sebagai milik indonesia sudah agak ditinggalkan, lihat saja apakah masih banyak orang yang menggunakan alat musik tradisional seperti angklung? jawabannya tidak, budaya budaya lama seperti itu sudah hampir ditinggalkan . jadi apabila ada orang lain yang mau menghidupkan kembali budaya itu,bukankah itu hal yang baik? jadi budaya itu tidak hilang. tentu sebnenarnya mengakui yang bukan hak milik adalah salah, tapi membudidayakan budaya yang hampir hilang itu tidak salah. jawaban ini tentu menghasilkan pro dan kontra, jawaban ini dihasilkan setelah berbagai pemikiran dan analisa dari sejarah perkembangan kreatifitas.
sebagai anggota kelompok satu,tadi ada beberapa masukan untuk kelompok saya untuk menambahkan contoh contoh dan memperlengkap apa yang dijelaskan, apabila ada kesempatan lain untuk presentasi ,saya akan mencoba untuk memperbaiki kekurangan tadi. terimakasih ^^
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Manusia berkreasi untuk menjawab tantangan alam. Di Nusantara bencana alam sudah terjadi semenjak ribuan tahun lalu. Manusia purba pun mesti menjawab tantangan itu dengan kreatifitas
ReplyDeleteNamun gejala itu bukan berarti bencana adalah faktor tunggal yang mendorong tumbuhnya peradaban Nusantara. Benar bencana adalah faktor dominan namun sebab lain tentu ada. s